Mauluddin Akhyar:  Pertaubatan Mantan Petinggi LDII

Mauluddin Akhyar: Pertaubatan Mantan Petinggi LDII

Mantan petinggi Islam Jamaah yang bertobat. Dari perenungan yang dalam, tak ingin yang lain terus salah jalan.

“Assalamu’alaikum, sudah lama menunggu?” tanya Mauluddin Akhyar (43 tahun) kepada Suara Hidayatullah yang berkunjung ke Pondok Pesantren Ibnu Taimiyyah, Kelurahan Kebokura, Kecamatan Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah, bulan lalu. Mauluddin adalah staf pengajar di pesantren tersebut. Pagi itu jadwal mengajarnya sedang kosong.

Mengenakan kopiah putih dan celana cingkrang dibalut sarung, disalaminya satu persatu beberapa lelaki yang ada di sana. Suasana begitu santai. Padahal dulunya Mauluddin adalah orang yang anti bersalaman dengan sembarang orang. Apa pasal?

Keluarga Islam Jamaah
Cerita bermula sekitar 31 tahun lalu, di Desa Mendahara Kab. Tanjung Jabung, Provinsi Jambi. Mauluddin lahir di desa ini dari orang tua yang memiliki latar belakang agama yang kuat. Ayahnya, H Abdul Fattah, adalah guru mengaji dan imam kampung. Begitu pun dengan ibunya, H Kumala.

Tahun 1975, Mauluddin sekeluarga pindah ke Sungai Jambat, Jambi. Selain dikenal dengan pertaniannya yang subur, daerah ini juga subur dengan aliran Islam Jamaah yang kini dikenal dengan nama Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII). Sebuah kelompok ekslusif yang mengkafirkan orang Islam di luar jamaahnya.

Walau mayoritas, namun aliran Islam Jamaah di Sungai Jambat mendapat penentangan hebat dari masyarakat setempat. Ketegangan pun sempat tak terelakkan. Sebagai bentuk kompromi, kepala desa memutuskan agar imam di Masjid Raya Sungai Jambat dilakukan secara bergantian. Sekali waktu diimami pihak Islam Jamaah, di waktu yang lain oleh non-Islam Jamaah.

Hal ini tidak berjalan mulus. Pada Shalat Jumat misalnya, pihak Islam Jamaah memang ikut shalat di masjid, tetapi setelah itu mereka akan mengulang lagi Shalat Jumatnya di rumah masing-masing. Karena mereka berkeyakinan tidak sah shalat bersama orang di luar kelompoknya.

Diam-diam pihak Islam Jamaah ternyata rajin mendekati Abdul Fattah yang sebenarnya menjadi motor penolakan warga terhadap Islam Jamaah. Perlahan dan pasti Abdul Fattah pun terpengaruh. “LDII (Islam Jamaah) terus melakukan pendekatan kepada orang tua (saya),” kata Mauluddin.

Tahun 1977, Fattah menjadi anggota Islam Jamaah yang fanatik. Ia menyekolahkan anak sulungnya, Abdul Qodir, ke pesantren Sukotiro. Sebuah pondok pengkaderan Islam Jamaah di Jombang, Jawa Timur. Beberapa tahun kemudian, Abdul Qodir – yang sudah menjadi pengajar – membawa Mauluddin nyantri di Sukotiro. Saat itu Mauluddin masih duduk di kelas 4 sekolah dasar.

Islam Jamaah Geger
Ketika muncul buku Dalam Cengkeraman Amir Islam Jama’ah, tulisan Hasan Bisri dan Anshari Thayib, warga Islam Jamaah di mana-mana menjadi resah.

Khawatir akan pengaruh buku tersebut, petinggi Islam Jamaah di Sukotirto gencar melancarkan doktrinya kepada setiap santri, termasuk Mauluddin.

”Mereka mengutip perkataan Waraqah bin Naufal (paman Khadijah, istri Nabi), bahwa jalan kebenaran seperti Islam Jamaah tidak mudah. Pengikutnya akan dibenci, dimusuhi, bahkan sampai diusir dari kampung halamannya. Kebenaran akan selalu mendapat perlawanan dari orang-orang yang tidak suka, sebagaimana Nabi dulu. Inilah bukti kebenaran,” ujar Mauluddin menirukan perkataan guru-gurunya dulu.

Walhasil, Mauluddin hanya boleh membaca buku-buku pegangan internal Islam Jamaah seperti Kitabul Adillah, Kitab Imaroh, Janaiz, Ahkam, dan Kanzul Umal. Selain itu haram dibaca. Semua disembunyikan. Dipendam, bahkan ada yang dikubur.

Doktrin yang juga sering dijejalkan ke dalam pikiran Mauluddin saat itu, orang Muslim harus punya amir (pemimpin) dan mentaatinya dengan cara dibaiat. Namun dalam ajaran Islam Jamaah, kata Mauluddin, yang dimaksud amir adalah Nur Hasan Ubaidah Lubis, pendiri Islam Jamaah.

Dinilai berbakat dan pintar, pada tahun 1980 Mauluddin sudah menjadi mubaligh yang direkomendasikan oleh Keamiran Pusat Islam Jamaah. Tugas pertamanya di Pamekasan Madura selama dua tahun.

Dari Paku Bumi ke Wakil Empat
Pada Maret 1982, pendiri Islam Jamaah Nur Hasan Ubaidah meninggal. Dia digantikan putra sulungnya, Abdul Zhahir. Langkah pertama yang dilakukan Abdul Zhahir adalah membentuk ulama pusat yang dinamainya “Paku Bumi”. Yakni jabatan tertinggi dalam Islam Jamaah, sebelum Wakil Empat dan Amir Pusat.

Abdul Zhahir menghendaki calon Paku Bumi adalah anak remaja yang masih berusia 14 sampai 16 tahun. Mereka digembleng dari kecil agar ilmunya mapan dan berpengaruh.

Mauluddin termasuk anak yang direkrut. Bersama 81 anak lainnya dari beberapa daerah, ia dibawa ke Kediri untuk dibina. “Saat itu saya sudah yakin betul, tidak ada jalan keselamatan kecuali dalam jamaah ini. Maka jamaah ini harus dikembangkan,” kenang putra Bugis ini.

Dianggap memiliki militansi dan loyalitas kepada gerakan, pada tahun 2004 Mauluddin diangkat menjadi Wakil Empat Islam Jamaah.

Perenungan Berbuah Taubat
Kendati mendapat fasilitas rumah pribadi “Rumah Fii Sabilillah”, mobil, dan motor. Hatinya tak pernah tenang. Beberapa ajaran gurunya dulu menjadi tanda tanya di kepalanya. ”Apakah ini benar?” katanya.

Tahun 2008, di hadapan wakil empat lainnya ia terang-terangan menolak ajaran sejumlah ajaran Islam Jamaah, terutama pengkafiran terhadap orang Islam di luar Islam Jamaah. Termasuk infak sebesar 10 persen bagi semua jamaah tanpa terkecuali. Jika tidak infak sebesar itu, dianggap haram. Bahkan ada ancaman tidak akan dishalatkan kalau mati.

Tingkah Mauluddin tercium sampai ke pucuk pimpinan. Mauluddin dianggap membangkang, kemudian dirinya diminta meninggalkan jabatan dan keluar dari pusat Keamiran Islam Jamaah di Kediri.

Dukungan Keluarga
Sejak itu dirinya diumumkan telah murtad, dan setiap warga Islam Jamaah dilarang berhubungan dengannya. ”Ada yang mengirimkan SMS ancaman pembunuhan kepada saya. Ada yang melaknat dan mendoakan agar saya cepat mati,” cerita Mauluddin tertawa.

Tidak sampai di situ, Mauluddin juga diisukan keluar dari Islam Jamaah karena sakit hati. Bahkan di beberapa daerah, dia juga diisukan menjadi tukang ojek dan hidup susah karena keluar dari Jamaah.

Sayangnya, orang tua Mauluddin masih aktif di Islam Jamaah. Namun mereka tidak protes atau marah. ”Orangtua lebih banyak percaya kepada saya,” katanya

Maluddin mengatakan, cara yang paling tepat untuk menyelesaikan dan memberikan pencerahan kepada anggota Islam Jamaah adalah dengan melakukan dialog.

”Saya ingin bicara dengan petinggi LDII, itu saja,” ujarnya. Jika dialog tidak menemukan titik temu, maka harus kembali kepada rujukan awal ke Darul Hadits, Makkah, di Arab Saudi. Sebab, katanya jangan sampai perkataan para ulama yang ada di Darul Hadits yang diakui pendiri Islam Jamaah sebagai sekolahnya, hanya dicomot seenaknya saja.

Dukungan istri dan anak-anak mengiringi perjuangan Mauluddin. Istrinya, Nur Falah, adalah orang yang selalu mengingatkan agar tetap tabah dan sabar. ”Istri mendukung penuh keputusan saya. Kepada anak-anak saya sampaikan mereka harus paham apa yang sebenarnya terjadi,” katanya.* Ainuddin Chalik / Suara Hidayatullah, NOPEMBER 2010

113 Comments »

  1. avatar comment-top

    assalamua’alaikum.. saudara..

    mohon sebelum di posting alangkah bijak di konfirmasi terlebih dahulu ke pihak yg sedang di fitnah mauludin. biar sama2 jelas. hati2 yah LDII sudah resmi di Indonesia. hukum yg berbicara..

    comment-bottom
  2. avatar
    anti kasmudi anti sultan aulia anti nurhasan Says:
    December 11th, 2010 at 3:54 pm
    comment-top

    saya lebih dari 20 tahun di jamaah LDII dan sampai sekarang masih berada dikalangan LDII (belum bisa hijrah secara badani, dan untuk memantau terus LDII dari dalam) menyatakan semua pernyataan p mauludin pada artikel diatas adalah benar, apa adanya dan faktual.

    mudah2an Allah SWT menyelamatkan saudara-saudara kita di jamaah 354 dari kesesatan ajaran nurhasan dan kroninya. teruskan perjuangan !

    bagi yang mau mendengar suara rekaman pernyataan p mauludin bisa kunjungi

    http://www.4shared.com/audio/xXD1ZLJw
    /FRIH_001_-_Sejarah_Klarifikasi.html

    http://rujuilalhaq.blogspot.com/

    comment-bottom
  3. avatar
    nasihat dari pakubumi Says:
    December 11th, 2010 at 4:49 pm
    comment-top

    nasihat dari ihsan Muhyiddin, mubaligh pakubumi tugas di singapura

    Assalamu alaikum wr wb.

    Ciri khas agama (Islam) yg benar

    oleh: H. Ihsan Muhyiddin

    Ciri khas kebenaran agama Islam bisa dilihat dari dua hal; pertama berdasarkan Qur’an Hadits dan yang kedua dalam perjalanannya tidak pernah sepi dari cobaan yg berupa; dimusuhi dan digegeri,

    Kebanyakan kita mungkin sudah hafal akan wejangan/ucapan Waraqah bin Naufal kepada Rasulullah s.a.w; lam ya’ti rajulun bimitsli ma ji’ta bihi illa udia; tidak datang seorangpun dg membawa (kebenaran) sebgaimana yg engkau (Muhammad s.a.w) bawa melainkan (pasti) dia akan dimusuhi. HR. al-Bukhari ; K. Bad’il wahyi

    Ucapan Waraqah ini sejalan dg firman Allah; Ahasiban nasu an yutraku an yaqulu amanna wahum la yuftanun; apakah manusia (yg mengaku beriman) menyangka bahwa setelah mereka mengatakan kami beriman mereka akan dibiarkan dg tanpa diberi cobaan ?. QS. al-Ankabut : 2

    Ayat di atas berbentuk pertanyaan tapi bermakna pemberitahuan (kalam istifham bima’na khabar) yg maksudnya adalah; kabar pasti dari Allah bahwa setiap mereka yg diberi hidayahNya harus bersiap sedia untuk diuji, sebab pada saatnya nanti hanya mereka yg benar2 memiliki kualitas keimanan yg shiddiq (dibuktikan dg lulus ujian) yg layak untuk mendapat rahmatNya menempati Jannatul Firdaus yg kekal abadi.

    Dua ciri khas agama Islam yang benar di atas, adalah merupakan “dwi tunggal” atau tidak bisa berdiri sendiri melainkan harus bersama2, misalnya kalau hanya digegeri dimusuhi saja belum menjadi jaminan sebagai “agama yg benar” jika tdk berdasarkan QH, hal ini bisa kita lihat pada kasus2 penganiayaan yg dialami oleh para anggota jamaah Ahmadiyah, Darul Arqam (Malaysia) Lia Eden, al-Qiyadah al-Islamiah (Mushaddeq) dll, itu semua karena semata2 kesesatan/penyimpangan aqidah mereka.

    Demikian pula sebaliknya kalau ada golongan yg “ngakunya” berpegang pada Qur’an dan Sunnah tapi tidak digegeri dimusuhi ini berarti ada “something wrong” pada aqidahnya, contohnya pada gerombolan Salafi, mereka mengaku berpegang teguh pada QH dan dakwah merekapun lebih terang2an bahkan lebih radikal (mengkafirkan dan membid’ahkan umat Islam di luar manhaj mereka secara membabi-buta) dibandingkan kita, di dalam dakwah mereka tidak mengenal istilah budi luhur, ditambah lagi banyak diantara mereka yg jelas2 terlibat dlm aksi terorisme (walaupun dalam hal ini mereka selalu menafikan tapi fakta2 yg membuktikan adanya keterkaitan mrk dg jaringan teroris sgt valid) anehnya mereka pernah tdk mengalami gegeran dan permusuhan sebagaimana yg kita alami.

    Tidak berlebihan jika kita klaim/katakan bahwa dua ciri kebenaran agama Islam tsb dari sejak dulu tlh terdapat pada jokam yg kita cintai ini; Di Indonesia tdk terhitung berapa banyak Masjid dan rumah2 sdr2 kita yg dibakar dan dirobohkan, Muballigh dan Mblghat yg disiksa bahkan banyak diantaranya yg dibunuh, pd era thn 70an hingga awal 90an ayah sy yg pd waktu itu dinas sebagai anggota ABRI (TNI) dg pangkat perwira menengah amal shalihnya adalah mondar-mandir dari satu daerah ke daerah yg lain untuk membebaskan para Mblgh yg dijebloskan dlm tahanan Polisi serta Masjid yg disegel sbb fitnah/tuduhan golong yg memusuhi jokam, kebetulan pada era Orde Baru anggota ABRI sangat ditakuti sehingga ada istilah; wong ABRI kok dilawan….he..he..he..

    Demikian pula dg jokam di Singapura cobaan dan permusuhan tdk henti2nya bahkan hingga saat ini (kebetulan saat ini sy sdh dan sedang nyicipi cobaan2 tsb), ada kisah yg menurut sy cukup menarik (untuk dijadikan penggugah rasa syukur atas hidayah Allah) yg dialami oleh salah satu saudari (jokam perempuan) kita di S’pura; pada waktu itu pertengahan th 70an (sbg info; QHJ masuk S’pore sejak tahun 1975) sdri kita tsb dilarang keras mengaji QH oleh ayahnya sendiri, dia tdk diberi izin keluar rmh jika untuk mengaji QH, sehingga suatu ketika pernah ketahuan bahwa dia pergi mengaji maka dikejar2 oleh sang ayah dg membawa golok, bagi ayahnya lebih baik anak tsb mati dari pd ikut “ajaran sesat” (QHJ) tapi anehnya kalau anaknya tsb izin keluar rmh untuk pergi ke disco bersama kawan2 lelakinya, sang ayah tidak melarang, sehingga untuk fathonah bithonah sdri kita tsb ketika izin kepada ayahnya untuk keluar rmh dia memakai skirt (rok mini) dan baju you can see, sedangkan baju yg menutup aurat dan hijabnya disembunyikan dlm tas, setelah jauh dr rmh maka dia singgah ke public toilet (WC umum) untuk tukar pakaian, baru berangkat mengaji, tapi (subhanalLah…) atas izin Allah sdri kita tsb tetap istiqamah di dlm jokam hingga saat ini bahkan ayahnya yg pd awalnya sangat memusuhi bahkan pernah akan membunuhnya akhirnya diberi hidayah oleh Allah ikut mengaji menjadi jokam, Allahu akbar !

    Itulah cobaan2 yg dialami oleh para Jokam di manapun mrk berada, tp percayalah …, selama kita tidak salah niat (tetap karena Allah) sgmn dari sejak awal berdirinya jokam hingga saat ini (diantaranya bahwa Jokam tdk dibentuk atas motif2 politik, spt; tdk untk mendirikan partai politik atau tdk untk mendirikan negara / memberontak kepada pemerintah yg sah, serta tdk untk melakukan tindakan teroris yg biadab) maka akan senantiasa mendapat pertolongan dari Allah, sesuai dg janji Allah yg hak; in tanshurulLaha yanshurkum; jika kalian menolong (agama)Allah maka Allah akan menolong kalian QS. Muhammad : 7 dan ingatlah selalu semboyan Abah alm.; Ribuan rintangan, Jutaan pertolongan, Milyaran kemenangan, Surga PASTI !

    comment-bottom
  4. avatar
    abdu Dzohir Says:
    December 11th, 2010 at 6:35 pm
    comment-top

    ini dia yg kami tunggu2…, sudah banyak para tokoh ulama’ yg menghendaki biografi beliau.

    kepada crue suara Hidayatullah
    jazakumullohkhoir.

    comment-bottom
  5. avatar comment-top

    Awalnya saya memandang lucu tulisan Al khawarij Albaniyah (Salafi Indon) mengenai Jamaah yang sering diasosiasikan dengan kekuasaan negara RI. Tapi lama-lama saya eneg juga dan pengin muntah. Coba lihat di blognya salafi gadungan: http://rumahku-hina.blogspot.com (url sengaja disamarkan tapi dimiripkan) mengenai tulisan Al-Jamaah baru-baru ini. Sudah dikasih tau berulang-ulang salahnya di mana masih juga bodohnya dipelihara. Mudah-mudahan setelah membaca tulisan ini hatinya dibuka. Tetapi kalau masih belum berubah juga mungkin memang sudah benar-benar idiot.

    Selama ini kelompok sesat Salafi Indon ini masih saja berdalih Ulil Amri itu ya pemerintah RI. Ide sesat ini dibuat dengan berusaha mencocokkan cerita mengenai Imam Ahmad bin hambal yang taat dan tidak memberontak keimaman meskipun Khalifah pada saat itu zhalim. Atau berdalih bahwa Ibnu Abbas tidak memberontak kepada khalifah Hajjaj. Cerita sahabat di atas sih mungkin benar, tapi apakah cocok jika dijadikan hujah pemerintah RI yang sekarang itu adalah ulil amri yang harus ditaati?

    Coba lihat gambar di bawah ini. Saya coba mengklasifikasikan kekuasaan dengan kacamata Islam untuk memudahkan penjabaran:

    Di kuadran mana kondisi Ahamad bin Hambal dan Ibnu Abbas yang dipimpin oleh penguasa zholim? Jawabannya adalah kuadran 2.

    Di kuadran manakah umat islam di dalam Negara RI sekarang? Jawabannya adalah kuadran 3.

    Sudah bisakah melihat perbedaannya? Kuadran 2 dan Kuadran 3 jauh berbeda karena RI bukanlah negara berdasarkan Quran dan Hadits. Kebetulan saja presidennya adalah orang Islam dan orang baik-baik (secara umum). Berbeda pada kasus Ahmad bin Hambal dan Ibn Abbas, mereka tinggal dan hidup dalam sebuah daulah Islamiyah yang berdasarkan Quran dan Hadits. Kebetulan saja penguasa (khalifah) pada saat itu adalah orang yang zholim. Kondisi Ahmad bin Hambal atau Ibnu abbas yang sedang dikangkangi khalifah zholim BERBEDA KASUS dengan umat islam di negara RI yang dipimpin presiden yang baik hati. Jauh berbedanya dari sisi hukum bagaikan siang dengan malam. Meskipun RI suatu hari dipimpin oleh seorang presiden yang Alim dan bersorban 2 meter dan berjenggot 1 meter serta setiap hari pakai baju koko serta naik onta, tetap tidak bakal sama legitimasi keimamannya dengan Khalifah Mamum ataupun Hajjaj. Khalifah Mamum ataupun Hajjaj tidak boleh dijungkalkan (menurut hukumIslam)selamamasihsholat.

    Ahmad bin Hambal sedang “sial” saja mengalami masa kekhalifahan Mamum. Sedangkan umat Islam Indonesia sedang “untung” saja presidennya masih sering kelihatan ke mesjid istiqlal.

    Tidak mengertikah anda wahai pengikut aliran Iblis Salafi Indon bahwa perintah Nabi untuk taat pada pemimpin/imam adalah maksudnya: taat pada imam yang keimamannya berdasarkan Quran dan Hadits? Mengapa kalian masih saja berdalih ini itu dengan membenarkan pendapat kalian bahwa hadits taat pada pemimpin serta tidak berontak itu adalah taat pada presiden RI? Kenapa masih saja bertameng bahwa Syaikh anu di Saudi sana menyuruh taat pada presiden RI adalah sesuai hadits?

    Saya tantang anda salafi indon untuk membuktikan anda tidak hanya membebek syaikh anda. Tolong sampaikan pendapat anda mengenai perbedaan RI dan Daulah islamiyah kepada syaikh anda jika memang anda masih mau disebut orang ilmiyah. Perlu anda ketahui, meskipun syaikh anda ilmunya banyak dan saya menghormatinya, tetapi ketika memberi solusi berupa ijtihad dia akan tetap mengalah pada realita. Taat pada presiden RI hanyalah ijtihad sang syaikh yang mungkin di matanya adalah solusi terbaik yang bisa diberikan. Tetapi itu bukanlah kebenaran mutlak. Anda harus mengajukan argumen bahwa ijtihad itu kurang tepat karena Indonesia bukanlah Daulah Islamiyah. Kalau perlu silakan anda print bagan kuadran saya di atas dan berikan kepada syaikh anda. Berikan keterangan ini:

    Kuadran 1: Zaman keemasan islam. Ada daulah islamiyah yang tegak dan Imamnya seorang yang shalih. Contoh kuadran ini adalah: masa Rasulullah serta masa kepemimpinan khulafaur rasyidin.

    Kuadran 2: Ada daulah islamiyah (keimaman berdasar Quran Hadits), tetapi somehow pemimpinnya agak nyeleneh. But it’s still ok, selama sang imam masih sholat. Contoh kuadran ini: ketika Khalifah Makmum/Khalifah Hajjaj berkuasa (jikalau cerita kezholiman mereka benar adanya).

    Kuadran 3: Daulah Islamiyah yang dipimpin seorang khalifah tidak ada. Adanya negara sekuler dipimpin oleh seorang pimpinan negara, misalkan presiden. Contohnya: anda yang tinggal di Indonesia sekarang ini.

    Kuadran 4: Daulah Islamiyah yang dipimpin seorang khalifah tidak ada. Adanya cuma negara sekuler yang dipimpin seorang pemimpin negara yang zhalim. Orang islam tidak boleh menjalankan ibadahnya sama sekali (Naudzubillah min dzalik). Contohnya: belum ketemu. Mungkin jaman Stalin/Kruschev dulu orang Islam dikejar dan dilarang beribadah.

    Anda Salafi Indon juga mencla-mencle dan tidak konsisten. Anda menghina dan mengharamkan bentuk perjuangan PKS aka Ikhwanul Muslimin yang berjuang merebut kekuasaan dengan caranya bikin partai serta ikut pemilu. Anda menyebutnya itu adalah bentuk perjuangan fanatik golongan dan hizbi. Demokrasi pemilu bagi anda itu adalah barang haram karena itu berasal dari barat dan anda juga mengerti kepemimpinan tidak boleh diminta. Kalau berhenti sampai di sini saya tentu OK-OK saja. Tetapi yang membuat orang tertawa terbahak-bahak adalah ketika seorang sudah naik jadi presiden lewat proses demokrasi dan pemilu, eh malah anda akui sebagai amirul mukminin anda. Bingung kan? Itu sama saja anda mengharamkan daging babi mentah tapi kalau sudah jadi pizza pepperoni bolehlah/halal dimakan.

    Bertobatlah wahai para salafi gadungan. Kitab-kitab tentang keimaman, kesulthonan, daulah islamiyah seperti al ahkamu as shultoniyah, itu harus kita letakkan pada konteksnya: yaitu berbicara tentang kekuasaan berdasarkan AlQuran dan AlHadits (kuadran 1 dan 2). Kalau anda mencampurkan sistem sekuler dan non-islam dengan racikan kekuasaan islam ala hizbi anda, yang ada orang semua jadi bingung. Persis analogi saya tentang makan pizza peperoni tadi.

    Mumpung malaikan izroil belum mencabut nyawa anda, gunakanlah sebaik-baiknya untuk bertobat. Allah suka dengan orang-orang yang telah sadar akan kesalahannya kemudian kembali bertobat.

    nb:

    Tulisan ini jangan disalah artikan dengan ajakan berontak pada pemerintah RI yang sah. Wong Pinter cuma ingin menunjukkan bahwa ketaatan salafi gadungan kepada pemerintah RI dengan memakai dalil-dalil Quran dan Hadits adalah hal yang salah dan kebablasan. Wong Pinter mengacungi jempol pada LDII yang bisa menempatkan hubungan yang baik (sesuai porsinya) kepada pemerintah RI tanpa harus melacurkan diri (seperti salafi gadungan) melampaui batas dengan memanipulasi hadits-hadits.

    comment-bottom
  6. avatar comment-top

    Dari kecil sampai umur saya 28 tahun syay di besarkan di keluarga isalam jamaah, allhamdulilah hidup saya tentram, ibadah lancar, tidak pernah menghujat2 orang lain dari golongan lain, ataupun agama lain. Mauludin hanyalah segelintir orang yang sakit.Kami sangat menghargai perbedaan. dan apakah anda juga orang yang paling benar di mata Alloh, Wallahu alam hanya Alloh yang tau

    comment-bottom
  7. avatar comment-top

    semua keterangan akhuna Mauluddin pada artikel di atas adalah benar dan faktual

    dari orang jokam 354
    sambung di kelompok k, desa d dan daerah dh

    comment-bottom
  8. avatar comment-top

    Pak mauluddin adalah guru sy sewaktu di LDII.
    beliau org yang jujur. bersih dari skandal2 ekonomi di LDII.

    apa yang diungkapkannya benar adanya. sy pun sebagai org yang lebih 20 tahun menjadi pengajar di LDII mengalami hal yang sama.

    LDII seperti ancaman besar bagi org2 yang telah keluar dari golongannya. karena bagi LDII org yang keluar dari golongannya dihukumi Murtad.

    semoga saudara2 kami di LDII bisa segera menyadari penyimpangan akidahnya. dan kembali bersama kaum muslimin.

    comment-bottom
  9. avatar comment-top

    Jazakumullahu khaira abu adib dan majalah hidayatullah, semoga berita ini sampai ke semua penganut islam jama’ah buah karya bathil nur hasan dan anak turunnya

    kunjungi blog para mantan

    rumahku-indah.blogspot.com
    airmatakumengalir.blogspot.com
    354hijrah.blogspot.com
    waspada354.blogspot.com
    tuntutlah-ilmu.blogspot.com

    comment-bottom
  10. avatar comment-top

    Alhamdulillah, ternyata kebenaran akan muncul juga….melalui orang yang telah dianggap kafir oleh LDII…semoga pa Mauludin dapat memberikan pencerahan kepada orang2 yang berniat masuk LDII…

    comment-bottom
  11. avatar
    hamba Allah Says:
    December 13th, 2010 at 3:14 pm
    comment-top

    pak mauluddin,
    moga Allah memberikan bapak kesehatan, kekuatan, rezeki melimpah & kebarokahan..

    comment-bottom
  12. avatar comment-top comment-bottom
  13. avatar comment-top

    Ceramah Agama Islam Download MP3 Gratis

    http://kajian.net/ceramah-agama-islam-download-mp3-gratis

    comment-bottom
  14. avatar comment-top comment-bottom
  15. avatar comment-top

    syukur…
    semoga memnjadi intropeksi bagi orang LDII yang lain…

    comment-bottom
  16. avatar
    diarto trisnoyuwono Says:
    December 14th, 2010 at 9:28 pm
    comment-top

    saya setuju dengan langkah/cara yang diambil, lakukan dialog sebanyak mungkin bukan saja dengan kalangan LDII, tapi terhadap semua aliran menyimpang dari Islam. Kasihan saudara kita itu, karena mereka cuma mengekor apa yang telah dilakukan oleh bapak2 mereka.

    comment-bottom
  17. avatar comment-top

    Isinya tidak sepenuhnya benar

    comment-bottom
  18. avatar comment-top

    cerita yang ambigu, aneh, dan berlebihan

    comment-bottom
  19. avatar comment-top

    LDII Menggunakan Doktri ala Kriten & Yahudi, selalu memasakan kehendak keyakinan, yang sangat memerlukan kemerdekaan dan selalu membelenggu kebebasan berpikir sebagai fitrah umat manusia selalu ingin mencari Tuhannya kebenaran mutlak (alhakikah almutlakah) LDII inilah hakikatnya sama atau adanay kemiripan ajaran Paganisme.

    comment-bottom
  20. avatar comment-top

    teruskan beritanya biar tuntas dan semoga menjadi masukan bagi pemerintah untuk menggibas habis gerakan berbahaya berkedok islam ini.Allohu musta’an barokallohufikum

    comment-bottom
  21. avatar comment-top

    hahaha….Anda tidak pernah menghujat orang? Tuh, nte menghujat Akhi Mauludin dengan sebutan orang yang sakit.

    comment-bottom
  22. avatar comment-top

    Sy kenal betul dgn Bpk Mauluddin` Kakaknya Pak Kadir ada di Jakarta, Ada Juga adiknya Di Makassar dosen Unhas inisial (Sns fattah), di Bilopa ada Daeng Sitti, di Kaltim Blkppn ada Hamsah ( berinisial Hsmn Fattah, SE)dan Satu lagi adiknya Fatimah, Saya Warga LDII sejak tahun 1991 sampai sekarang. setau saya,Bpk Mauluddin jujur, ngak pernah bohong, ramah pada semua orang, ngak pernah menghujat,dan menjelek jelekkan orang, ahli syukur dan ahli doa, Hafal Alquran dan byk lagi keutamaan beliau. yg ingin sy sampaikan bahwa : ini Dunia maya tdk semua tulisan jujur, spt jujurnya pak Mauluddin. Bisa saja benar ada Kru MAJALAH HIDAYATULLAH yg mewawancarai Beliau tapi jika ada hujatan dari beliau kpd Warga LDII perlu dipertanyakan? benerkah itu hujatan Bpk Mauluddin atau Hujatan Penulis??? krn sblm berkomentar ini sy sudah bertemu dgn beliau krn beliau pernah mengajar saya.

    comment-bottom
  23. avatar comment-top

    BAGAIMANA KALAU PEMERINTAH RI, PRESIDEN DAN MENTRI2NYA SERTA PARA PEJABAT PEMERINTAH TAHU….,
    KALAU MEREKA DI KAFIRKAN OLEH LDII???

    KAFIR ARTINYA : MASUK NERAKA KEKAL GAK PERNAH KELUAR DARI SIKSA ALLOH.

    comment-bottom
  24. avatar comment-top

    Sampai sekarang Bpk Mauluddin adalah orang yg saya hormati dan kagumi kepribadiannya. sy sempat menelpon Beliau, sms an juga sering sampai sekarang, tp tidak pernah ada hujatan beliau kpd warga LDII, setau saya yang sering menghujat warga LDII adalah Tulisan yang ada dalam Majalah HIDAYATULLAH.MEGAPA KITA SESAMA UMAT ISLAM TDK SALING MENGHORMATI? BERGANDENG TANGAN MEMBENAHI UMMAT?? BERBEDA ITU BIASA, MENGAPA KITA TDK MEMBIASAKAN BERSAMA DALAM PERBEDAAN? setau saya warga LDII tdk pernah menghujat ummat Islam Lainnya. mereka punya Majalah NUANSA PERSADA . isinya tidak pernah menjelekken ummat islam lainnya.SIAPAPUN bisa berlangganan silahkan menghubungi warga LDII terdekat atau ke Pimpinan Cabang/ Anak Cabang terdekat.

    comment-bottom
  25. avatar comment-top

    Ratman say : “setau saya warga LDII tdk pernah menghujat ummat Islam Lainnya.”

    walah2…LDII ngk pernah menghujat? MENGKAFIRKAN SELURUH UMMAT MUSLIM DI LUAR KELOMPOKNYA, IYA..!!

    BUKTINYA SUDAH BANYAKKK…!!! ngk usah ditutupi lagi. YG membuktikan itu para mantan dedengkot LDII pak Ratman.

    Semoga anda BUKAN PENDUSTA, seperti kebanyakan petinggi LDII lainya.

    comment-bottom
  26. avatar comment-top

    assalamualaikum wr.wkt. menarik sekali bisamendapatkan informasi tentang orang2 yg telah keluar dari ldii,salahsatunya yang ada dalam majalah ini,tapi bagi saya secara peribadi ada banyak hal yg ingin saya ungkapkan dalam tulisan saya ini ya ng pertama ;kalau seandainya hanya mereka saja yang betul [lDII] tentunya miliaran muslim akan dianggap murtad dan hanya segelintir mereka saja yang dianggap muslim alias tidak murtad ini sunggu sunggu membingungkan padahal kata nabi ummatbeliu banyak lalu kenapa hanya mereka saja,yang kedua:mereka mengatakan bahwa ciri orang islam adalah berpegang teguh pada al-qur;an dan hadis nabi dan akan mendapat ujian berdasarkan pada surat al-ankabu, tapi sudah tahukah merekah apa makna ayat itu wahum layuftanun’apa makna fitna di situ?………

    comment-bottom
  27. avatar comment-top

    tanya? kenapa lambang dan warnanya mirip partai…. ya????

    comment-bottom
  28. avatar comment-top

    http://www.ziddu.com/download/7295213/SUNAN_DARIMI_LA_ISLAMA_ILLA_BI_JAMAAH.rar.html

    silahkan di dwnload,
    inilah pemahaman ldii sampai detik saya posting ini.

    laa islama = tidak / bukan islam
    ila bi jama’ah = kecuali dg jama’ah.((maksud akhir dari dalil ini adalah jama’ah ldii lah yg di maksud dg bi jama’ah))

    inilah dalil ldii utk mengkafirkan saudara2 muslim di luar ldii.

    comment-bottom
  29. avatar
    Din Nunukan Says:
    January 2nd, 2011 at 8:37 pm
    comment-top

    Semoga Allah SWT selalu membimbing kita ke Jalan Islam yang hakiki, Islam rahmatallil’alamin bukan ajaran yang membingungkan orang kembali kepada Al-Qur’an dan Al-Hadist. Allah melihat ketaqwaan dari hamba-Nya. Kembalilah saudaraku kepada Islam bukan LDII.

    comment-bottom
  30. avatar comment-top

    klo sudah begini apa bedanya LDII dengan syi’ah…??? tanya kenapa..?
    mungkin ada taqiyah yang melatarbelakangi, sehingga orang terjebak secara halus dan tidak sadar…..
    silahkan koreksi sendiri apakah aqidah seperti ini layak disebut ISLAM…?

    comment-bottom
  31. avatar
    syairullah Says:
    January 3rd, 2011 at 3:47 pm
    comment-top

    http://www.arrahmah.com/index.php/news/read/10109/sang-pembelot-ldii-itu-telah-berpulang

    http://www.afternewparadigm.blogspot.com

    Many books have been written about LDII, Generally, most of those books only wrote about negative sides of LDII, and almost none pay attention to the possitive sides. As a result, there is a bias public opinion against this organization, especially since there were suspicions that organization was linked with Islam Jama’ah.

    This book tried to cover both positive and negative sides of LDII with opinions from a number of ulemas and non-formal leaders (public authorities), who were either pros and cons, toward LDII.

    Therefore,readers of this book will be able to see how LDII differs than other Islamic organizations; whether those differences were major or just minor ones; and whether those differences were tolerable or not.

    Smoga membrikn manfaat n barokh

    comment-bottom
  32. avatar comment-top

    mubaligh singapura pakubumi itu namanya abu sahl a.k.a yayan a.k.a ihsan Muhyiddin

    tulisannya ada di comment
    http://majalah.hidayatullah.com/?p=2015

    kalau dari tulisannya dapat kita detect bahwa pakubumi ini menggunakan metode browsing dan copas semata hingga pemaparannya sangat tidak bermutu.

    namun sekarang sepertinya sudah mulai mengintip-ngintip buah karya ulama ahl sunnah macam ibn taimiyyah dimana literatur ini sangat jarang dikenal dalam kalangan jamaah 354 karena adanya larangan baca-baca sumber yang bukan bersumber dari nurhasan.

    sebenarnya kasmudi (wk 4) itu juga banyak baca2 buku agama dengan cara tidak mangkul loh. tapi begitulah di jokam 354

    pakubumi dan kasmudi juga membaca buku – buku agama (dalam bahasa jokam: tidak mangkul) tetapi rukyah diperintahkan supaya tidak boleh membaca-baca buku agama selain dari pakubumi/wk 4

    kondisi ini diperuntukan supaya jamaah 354 tetap bodoh, tidak tahu, hingga para pakubumi/keluarga nurhasan menguasai dan memonopoli otoritas keilmuan tunggal. dengan cara ini pula para petinggi 354 ‘menjajah” akidah rukyah 354. dengan cara ini pula mereka menguasai sistem akidah jamaah 354

    banyak sekali dijokam 354 yang merupakan fenomena pemenuhan narsisme dan pemuasan egomania belaka. pemuasan egomania dan narsisme para petinggi-petinggi 354 kemudian menularlah ke seluruh pengikut 354

    comment-bottom
  33. avatar comment-top

    selain dialog seperti ulasan ust Mauludin, saya melihat orang yang terdoktrin itu karena tidak mau membaca sumber-sumber ilmu yang ada diluar lingkungannya. sungguh pola fikir yang kasihan.. buku si a dianggap bidah.. buku si b dianggap kafir ..

    Buat anda yang masih di LDII kalau anda merasa benar dan punya pegangan yang shohih ya bacalah buku-buku ulama yang berada diluar golongan anda toh gak ada ruginya jika anda sudah merasa sudah punya pegangan yang benar… jangan takut.

    comment-bottom
  34. avatar comment-top

    bahasa halus kafir (pokoknya diluar mereka gak sesuai sunah) contoh tentang imam:

    mereka yang diluar jamaahnya dianggap tidak kafir cuma dibilang wudhunya belum sesuai dengan sunnah rosul jadi kalo jadi imam belom pas. (padahal intinya kafir juga)

    jadi yang wudhunya sesuai dengan sunah rosul ya cuma jamaah mereka (LDII).

    comment-bottom
  35. avatar comment-top

    Pondok Pesantren LDII/ islam jamaah 354 di Margakaya Kerawang terbakar tadi malam (4 januari 2011). Semoga mereka bisa sabar atas musibah ini dan menjadikan semua musibah yang mereka terima sebagai wasilah untuk meninggalkan semua kebatilannya dan ruju ilal haq.amin

    turut bersimpati

    comment-bottom
  36. avatar comment-top

    ahmad say: pak ahmad silahkan buktikan sendiri, itu lebih baik.
    Pengajian kami terbuka untuk umum dan rutin 2 sampai 3 kali seminggu. anda bisa merekam setiap pembawa materi pengajian karena ygkami kaji AL-QUR’AN DAN AL-HADITS ROSULULLOH SHOLALLOHU ‘ALAIHI WASALLAM.

    comment-bottom
  37. avatar comment-top

    Semakin yakin kebenaran sabda nabi bahwa, agama Islam akan terbagi menjadi 73 golongan, hanya 1 yang akan masuk surga. Dan kita semua baru ‘calon ahli surga’ sekali lagi ‘calon’
    =========
    Kalau di dunia CPNS (calon pegawai negri sipil) ada cara2 maaf ‘nyogok’ untuk bisa ketrima.
    =========
    Lha kalau di akherot???
    ‘nyogok’ apa kita ini???
    =========
    Maka marilah kita mengamalkan apa yang telah kita kaji sesuai Q dan Hadits–sampai tutug pol ajal kita, tdk perlu menanggapi perdebatan2 tentang perbedaan. Yang ujung2nya semua akan Modar (nemu kodar) masing2.
    =========
    Salam- :)

    comment-bottom
  38. avatar
    good karakter Says:
    January 11th, 2011 at 4:45 pm
    comment-top

    ahmadiyah, juga bilang ahmadiyah tidak sesat, walaupun imamnya diakui sebagai nabi. ldii juga begitu oleh pengikutnya. kalau islam ya islam saja. soal beda biasa yg penting jangan sampai mengkafirkan orang islam lain diluar jamaah. saudara saya ada yg nikah dengan orang ldii. kalau pakaiannya dijemur lalu ketika mau hujan diangkat oleh tetangga karena kasihan kalau kehujanan. oelh dia dicuci lagi karena menganggap tetangganya itu najis. begitu juga kalau diberi makanan oleh saudaranya sendiri yg tidak ikut ldii tidak mau itu makan.
    coba saja orang ldii suka gak solat dimesjid orang lain. kalau soal bela-membela itu biasa .orang yahudi saja selalu membela diri. itu umum tapi pembelaan itu sesuai alqur’an atau tidak? itu tinggal baaca alqur’an. ditambah hadist sebagai penjelasnya.

    comment-bottom
  39. avatar comment-top

    tidak ada satupun dari ahlu sunnah menafikan wajibnya akan berkomitment pada Al-Jamaah.dalil itu adalah dalil yang mahsyur

    masalahnya jamaah 354 menafsirkan pengertian Al jamaah ini dengan pengertian dari mindsetting yang dibuat oleh Nurhasan dan rezimnya. Hingga terjadilah pengertian yang bersifat narsistik

    sehingga dalil “Yadd Allah ma’a Al jamaah, wa man syadda syadda ilaa nar” ( tangan Allah beserta Al jamaah, barang siapa yang mengucil/menyempal, maka menyempalnya ke neraka)

    dalil itu mengacu pada Al Jamaah umm (jamaah induk)/ jamaah Al muslimin yang mana bersatu pada tauhid dan manhaj yang lurus. bukan “jamaah” yang pada hakikatnya golongan-golongan kecil/kelompok/sectarian/hizb ( jamaah minal muslimin)

    karena orang 354 itu keliru dalam menafsirkan apa arti Al jamaah,( orang jamaah 354 itu meyakini bahwa kalimat atau kata Al jamaah dalam hadis2 itu mengacu pada kelompok/golongannya) maka orang 354 memiliki pengertian:

    Siapa saja yang dulu pernah menjadi anggota jamaah kami (sesungguhnya:kelompok kami), kemudian keluar dari jamaah kami, maka orang itu berarti farokol annil jamaah, murtad, syadda illannar,atau vonis yang paling ringan:khawarij). maka orang jamaah 354 yakin siapa saja anggotanya yang keluar dari kelompoknya maka dia akan ke neraka. ( bagaimana dengan orang yang tidak pernah menjadi anggota kelompok mereka? neraka kuadratkah?)

    Tanpa disadari, pengertian al jamaah yang diidap warga 354 justru kebalikan 180 0 dari pengertian Al jamaah yang dimaksud oleh Rasulullah selaku pengatur syariat yang mana pengertian Al jamaah adalah justru untuk persatuan diatas tauhid dan manhaj yang lurus, menjauhi pengkotak-kotakan islam, pembangga-banggaan golongan, narsisme kelompok, ashobiyyah dan mental hizbiyyah. Karena fakta yang terjadi dan output yang kita bisa lihat justru jamaah 354 sangat berkebalikan dengan hikmah dari dalil wajibnya beriltizam pada Al Jamaah Al Muslimin.

    Kalau hanya berkelompok saja mungkin masih mendinganlah sehubung manusia itu makhluk social. Tapi kalau sudah keluar pemahaman-pemahaman kelompok kamilah yang benar, kelompok kamilah jalan tunggal masuk surga, kelompok kamilah yang menjalani dalil wajibnya berjamaah, kelompok kamilah yang imamahnya sah (meski tanpa daulah wal wilayah, seperti kepausan ala vatikan), keluar dari kelompok kami adalah syadda ilannar, diluar kelompok kami adalah firqoh dan banyak lagi slogan-slogan seperti itu, maka tak dapat dipungkiri lagi, ini adalah fakta yang sangat jelas dan nyata bagi orang yang berpihak pada Al haq, bahwa itu semua adalah indicator hizbi yang sangat kental dan sangat tercela dalam islam. Walaupun mereka bisa menyelenggarakan sebuah tandzim (kepengaturan), asramaan,khataman,pengajian rutin tapi kalau semua diorientasikan dan didirikan dengan azaz / ashul yang menyimpang maka apalah arti semua itu. Apalah beinfaq, bersodaqoh dengan giat tapi uang yang didapat dari hasil mencuri (misal). Merasa beribadah, merasa akan dapat surga tinggi, merasa jadi kaum pilihan Allah padahal itu semua fatamorgana?

    Wahai saudaraku jamaah 354, teruslah mencari ilmu, jangan hanya cari keterangan pada orang pusat dan pakubumi saja yang memang memiliki kepentingan dan tendensi pada pengikutnya ( rawan rekayasa). Banyak sekali sekali kaum muslimin, mubaligh, ustadz, dai di Indonesia ini bermanhaj yang lurus. Carilah keterangan dari pihak-pihak yang tidak memiliki kepentingan-kepentingan dan interest tertentu sehingga biidznillah kita bisa mendapatkan keterangan yang apa adanya, jujur dan lurus. Mari kita keluar dari belenggu dan tempurung-tempurung.

    comment-bottom
  40. avatar comment-top

    Hak utk beragama & berorganisasi di Indonesia dilindungi UU, jadi klo kita merasa hak kita dilanggar maka gunakan jalur hukum jng menjadi pemecah umat! LDII, NU, SALAFI dll itu hanya media kita utk mencari surganya kita, apa kita sdh layak jadi ahli surga silahkan tanya diri masing2! Kenapa harus mendapatkan pengakuan org lain? Takutlah dg adzabnya Alloh swt. 354

    comment-bottom
  41. avatar comment-top

    iki mung rekodoyone mauludin dan antek-anteke (murtadin) sing gunakne WC ne Jamaah berdakwah, ora nduwe isin, ngelokno Jamaah tdk sah…kui omongan opo…Mauludin sak antek-anteke ora bedo karo jenat Bambang Irawan…ora mari-mari sing ngelek-elek calon ahli surga.

    nanggepi bacotane murtadin cukup nganggo caberawite mbahman

    comment-bottom
  42. avatar
    caberawit mbahman Says:
    January 13th, 2011 at 3:24 pm
    comment-top

    pengertian mankul musnad mutasil ala ldii/nurhasan itu sebenarnya cuma alat pembelenggu saja agar pengikutnya hanya percaya pada nurhasan dan “ulama”nya saja (control tool) . Ini sangatlah bahaya, sebab umat muslim sebenarnya harus mengambil ilmu dari siapa saja selama ilmu itu memang valid (shahih) dan tak boleh mngambil kebenaran hanya dari satu orang saja. Ini adalah gejala megalomaniacal grandeur delution dari para petinggi jamaah 354 yang kemudian menular ke segenap pengikutnya. Bahkan Imam 354 sulthon aulia mengeluarkan perintah (ijtihad) supaya tidak berguru dan bergaul pada salafiyyun. Petinggi 354 mencukupkan pada pengikutnya agar mencari ilmu dari jalur kelompoknya saja dengan ditakut-takuti bahwa ilmunya ‘orang-luar’ itu tidak sah dan tidak diterima. Dan inipun ditelan mentah-mentah oleh para pengikutnya maka percayalah mereka dengan seyakin-yakinnya. Fenomena ini adalah fenomena rabinnic (kerabian dalam yahudi) dimana rabi-rabi yahudi yang menyimpang jauh lebih ditaati dari pada peraturanAllah dalam taurat. Bahkan mereka (yahudi) akhirnya membuat Talmud. Jamaah 354 itu mencirikan hal seperti itu. Menthogutkan petinggi-petinggi dan imamnya

    banyak sekali thulabul ilmy di Indonesia yang berguru di tanah suci mekkah dengan bimbingan para masyaikh. Bahkan banyak juga yang lebih lama dari nurhasan dalam mendalami keilmuan (Nurhasan konon belajar di tanah suci mekkah selam 10 tahun, dari angka 10 tahun ini para pengikut jamaah 354 menganggap nurhasan ini seolah paling hebat). Ini janggal sekali ketika petinggi 354 melarang pengikutnya untuk berguru pada ustadz-ustadz bermanhaj salaf dengan kata-kata “walaupun mereka ngaji di mekkah madinah, kalo ngga jamaah (maksudnya jamaah 354) dan ngga punya imam (dengan pengertian sempit : imam 354) tetap saja tidak sah ilmunya”

    Nurhasan cs sangat lemah dalam pembuatan terminologi-terminologi agama dan syariat. Parahnya terminology ini diajarkan ke masyarakat luas (pengikutnya), diulang-ulang, dan sangat intens sehingga pengertian-pengertian dan terminology ini hanya berlaku dan dikenal di golongannya saja. Di sini mereka terjebak dalam kubangan hizbi dan fanatisme golongan. Akhirnya pengikutnya menilai siapa saja orang yang tidak mengerti konsep-konsep yang berlaku dalam jamaah 354 dikatakan sesat, ro’yi, roddun, tai bonjrot dan bahkan tidak dapat hidayah.Brainwashingpun bekerja. Tanpa mereka sadari mereka sebenarnya sedang bergelimang dalam kesombongan, keujuban dan ketakaburan dalam beribadah. Seperti katak dalam tempurung. Di dalam tempurung, memang hanya kataklah yang paling besar dan paling hebat. Kesombongan itu sebenarnya buah dari jiwa keminderan. Hanya saja mereka akhirnya mengekspresikan diri akan keminderannya itu dengan kesombongan dan keekstreman yang mereka anggap itu adalah sebuah kesholehan yang hebat.

    kata-kata mankul memang ada dalam bahasa arab sebagai bentuk maf’ul (obyek) dari naqola, namun kata-kata manquul sebagai terminology keilmuan yang masyhur, istilah itu tidak dikenal dalam keilmuan ahlusunnah/ahlu atsar. Apalagi ditambah persyaratan-persyaratannya yang digariskan oleh nurhasan. Bahayanya membuat istilah2 sendiri , pengertian sendiri dan persyaratan sendiri adalah dapat membuat sekelompok orang menjadi hizbiyyun dan berjiwa chauvinis. Entahlah nurhasan ini tahu (tapi tetap melakukannya) atau tidak tau? Tradisi keisnadanpun (sanad pasca kodifikasi dan tadwin hadits) memang tetap ada dalam kalangan ahlu atsar, ini adalah hal yang lumrah sekali dalam aktifitas keilmuan terlebih di tanah suci. Namun hanya kelompok nurhasan / jamaah 354 yang memiliki keyakinan seolah di Indonesia ini hanya merekalah yang punya sanad. Padahal banyak salafiyyun yang punya sanad, dan mereka tidak memutlakan sanad ini sebagai sah atau tidak sahnya ibadah seseorang apalagi sampai meyakini bahwa keilmuan orang lain itu tidak sah. Sanad dalam era sekarang adalah sebagai factor penguat, kredibiltas dan kelanjutan tradisi keilmuan. Karena sanad hadits (sanad dari rasulullah-sahabat-tabiin-tabiit tabiin/imam hadits) adalah yang paling utama dan yang terpenting karena sanad yang itulah yang di takhrij jahr wa tadlnya oleh imam hadits seperti Al-albany, Addzahabi dll.

    Apakah memungkinkan lagi melakukan jahr wa tadl dengan sanad dari muhadits (seperti bukhary) sampai orang-orang zaman sekarang dengan rentang dari abad 8-14h ( 600 tahun) ? kalau ini dipaksakan malah bisa jadi semua hadits dari jalur nurhasan adalah matruk semua kalau kita dasari nurhasan telah melakukan kebohongan public, bermain-main dengan roro kidul, dll. (maka hadits dari nurhasan adalah dhoif karena nurhasan adalah satu mata rantai perowi yang mudallis). Ini kalo menggunakan pemahaman yang dipaksakan ala 354 loh?!

    comment-bottom
  43. avatar comment-top

    kalo emang ldii benar kena kok gak berani terang – terangan ngakui adanya keimaman ??????????
    kok masi ngerjain bi’dah

    comment-bottom
  44. avatar comment-top

    Pada tahun 1931 nurhasan ini diberitakan pergi ke tanah suci mekkah. Mari kita lihat situasi kondisi tahun 1931 di tanah suci mekkah. Pada tahun 1931 para ikwah salaf muwahhid sukses menyebarkan dakwah ahlusunnah wal jamaah (salafiyyin) ke seluruh antero jazirah arab. Tidak hanya itu saja. Para ikwah ini juga sukses secara politis dengan berdirinya daulah wal wilayaah dibawah keimamahan Malik Abdul Aziz as-Saud. Kemudian dikenalah menjadi Mamlakah Arab Saudi. Imamah Abdul Aziz ini syah menurut syariat. Karena Diseluruh jazirah Saudi, Abdul Aziz As-Saud ini adalah penguasa tertinggi diwilayah itu, berdaulat dan mempunyai wilayah al hukam (geopolitik) yang jelas, masyur dan alhamdulillah bisa melaksanakan hukum syariat islam. Mari bandingkan dengan imamahnya Nurhasan ini. Punya daulah?punya kekuasaan?mu’tabar? mashur? Diakui oleh kaum musliminin di Indonesia? Tidak. Jauh api dari panggang. Imamah nurhasan dan pengikutnyanya rahasia. Misterius, ditutup-tutupi, apalagi wilayah dan daulah. Imamah seperti itu tidak dikenal dalam ahlusunnah wal jama’ah. Imamah seperti itu hanya dimiliki dan dikenal oleh syiah Imamiah atau gaya kepausan katolik roma. Imamah 354 punya utopia”sebelum imamah kami berjaya menjokamkan indonesia, kami menggunakan gaya imamah bitonah dulu,nanti kalau sebagian besar orang indonesia jadi orang jokam barulah imamah kami tidak bitonah”. Itulah mimpi disiang hari bolong. Atau bitonah ini adalah langkah agar kerajaan gelap 354 aman dari kritisi syariat . Tidak, kebatilan akan selalu diungkap dan terungkap. Nurhasan itu malik Abdul Aziz wanna be. Berspekulasi melakukan petualangan politik mewujudkan mamlakah seperti Malik Abdul Aziz, namun kandas. Jadilah ‘imamah abal-abal’ seperti yang kita lihat sekarang. Kemafiaan akidah. Nurhasan juga mengalami historical coincidental yaitu ketika nurhasan kembali ke Indoneisa tahun 1941. Masa-masa itu Diindonesia memang sedang mengalami era revolusi. Muso, Syarifuddin prawiranegra, Kahar muzakar, Andi Aziz, kartosuwiryo, Daud Beureuh mengusung konsep daulah masing-masing. Di jawa barat, kartosuwiyo mendirikan Imamah wa daulah dan memproklamirkan Negara islam indonesia, namun dapat ditumpas oleh gerakan pagar betis Divisi Siliwangi. Amir Fattah dan Jamaah Muslimin juga mengusung kekhalifahan dan beat dimana nurhasan juga sempat bergabung dibawahnya. Semua peristiwa itu mengilhami pada Nurhasan untuk bersikap latah “ah gue juga mau jadi khalifah” “gue mau kayak malik Abdul Aziz” “gue punya konsep yang lebih baik dari Amir fattah dan Kartosuwiryo”. Maka mulailah Nurhasan melakukan petualangan dan spekulasi politiknya. Terjadilah beat Al hukam tahun 1962 di lapangan Gading. Nurhasan lalu membuat basis “wilayah” pertama di gading mangu. Oleh karena itu jokam 354 asal gading dinamakan “muhajir’ dikalangan 354. bahkan muhajir ini ada pengajian khususnya.(gading ini diibaratkan kota madinah oleh nurhasan, yang merupakan wilayah dari daulah islamiyah Rasulullah SAW) Di Teks Cai bahkan disebut Nurhasan berkata “jadinya muhajir ini adalah jadinya jamaah, gagalnya muhajir ini adalah gagalnya jamaah’. Jadi sebenarnya Nurhasan tahu, kalau Imamah Alhukam yang syariat harus ada daulah wal wilayah. Maka gadingmangu dijadikan “negara” awal jokam 354. Hal ini yang luput dari pengetahuan para pengikutnya. Pengikutnya memang tetap dikondisikan tidak tahu, agar ambisi ini dapat terwujud. Nurhasan ingin mewujudkan sebuah tatanan masyarakat ideal, namun maen tabrak sana-sini dalam upayanya. Bahkan sampai menyimpangkan syariat. Akhirnya kepenyimpangan kian jauh dan kian mengkristal.tujuan yang awalnya idealisme akhirnya menjadi metamorfosis menjadi kepentingan pragmatisme karena memang tidak didirikan dilandasan dan ushul yang benar. Salah di pondasi. Seperti bikin rumah tingkat megah, udah berdiri tapi pondasinya rapuh. Hanya kelihatan besar tapi sebenarnya rapuh. Petinggi 354 pun bingung. Parapakubumi yang belajar ditanah sucipun sebanarnya tahu bahwa konsep jamaah ala 354 itu menyimpang, tapi disatu sisi mereka merasa sayang untuk melakukan pembenahan karena melihat jamaah yang terlihat besar dengan segala asetnya. Akhirnya munculah teori-teori baru pembenaran dari KH dan AZ pakubumi walaupun mereka harus menentang ilmu yang didapat,amanat dari gurunya dan mungkin hatikecilnya. Mereka takut kalau pembenahan akan mengakibatkan larinya pengikut dan lepasnya loyalitas. Mereka menggunakan logika sederhana, padahal apabila rujuilal haq, insyaAllah yang didapat mereka adalah kebarokahan. Sengaja atau tak sengaja, ini malah ngepasi dengan kelakuan para Rabi-rabi yahudi, yang sebenarnya tahu kebenaran, tapi ketika disampaikan ke pengikutnya, para rabi ini justru menyimpangkan kebenaran. Para pengikut Yahudipun lebih memilih rabi-rabi itu, bahkan para nabi Allah yang bertugas untuk membenahi bani Israil justru banyak yang dibunuh.Rabi-rabi yahudi jugalah yang mengobrak-ngabrik syariat Allah. Mirip gaya 354 dengan menggunakan istilah ‘ijtihad imam’.Inilah yang dimaksud Rasulullah menthogutkan pembesar-pembesarnya dan tidak mengembalikan kebenaran dengan pemahaman yang benar.(tapi apa kata imam dan pakubumi aja deh)

    comment-bottom
  45. avatar comment-top


    CHEAP GENERIC PHARMACY: Order@Eye.Care.Generic.Drugs.Online” rel=”nofollow”>.

    Buy Generic Pills Today!…

    comment-bottom
  46. avatar comment-top


    Buy Viagra

    Check Quality Generic Pills Today!…

    comment-bottom
  47. avatar comment-top


    Buy Lotemax Online

    Check Good Meds Now!…

    comment-bottom
  48. avatar comment-top


    Buy@Arcoxia.Online” rel=”nofollow”>.

    Purchase Cheap Meds Now!…

    comment-bottom
  49. avatar comment-top

    dictatorial@hettys.rejects” rel=”nofollow”>.…

    good info!…

    comment-bottom
  50. avatar comment-top

    lewisohn@dora.progandist” rel=”nofollow”>.…

    спс….

    comment-bottom
  51. avatar comment-top

    rosalie@blackman.inevitably” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî….

    comment-bottom
  52. avatar comment-top

    granther@pronounced.infestations” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ çà èíôó!…

    comment-bottom
  53. avatar comment-top

    insofar@rundfunk.nicotine” rel=”nofollow”>.…

    tnx for info….

    comment-bottom
  54. avatar comment-top

    redondo@angelica.slopes” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî çà èíôó!…

    comment-bottom
  55. avatar comment-top

    formulating@davidson.tgethuh” rel=”nofollow”>.…

    thanks!…

    comment-bottom
  56. avatar comment-top

    ballistic@afternoons.wail” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî çà èíôó!!…

    comment-bottom
  57. avatar comment-top

    hurt@preconditioned.bough” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ çà èíôó….

    comment-bottom
  58. avatar comment-top

    unconscious@solvating.folsom” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî çà èíôó!…

    comment-bottom
  59. avatar comment-top

    vessel@fraternisation.subsidize” rel=”nofollow”>.…

    thanks!!…

    comment-bottom
  60. avatar comment-top

    amusement@riggers.bloodstained” rel=”nofollow”>.…

    áëàãîäàðñòâóþ….

    comment-bottom
  61. avatar comment-top

    document@relational.knotty” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ!!…

    comment-bottom
  62. avatar comment-top

    blips@highwayman.kolpakova” rel=”nofollow”>.…

    tnx….

    comment-bottom
  63. avatar comment-top

    strap@fennel.letitia” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ çà èíôó!…

    comment-bottom
  64. avatar comment-top

    bottle@heightening.hoods” rel=”nofollow”>.…

    tnx….

    comment-bottom
  65. avatar comment-top

    endevor@garrulous.option” rel=”nofollow”>.…

    hello!!…

    comment-bottom
  66. avatar comment-top

    lib@powicke.ebb” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ!!…

    comment-bottom
  67. avatar comment-top

    unrecognizable@planeten.printemps” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ çà èíôó….

    comment-bottom
  68. avatar comment-top

    arduous@reaffirmed.hempstead” rel=”nofollow”>.…

    áëàãîäàðñòâóþ!…

    comment-bottom
  69. avatar comment-top

    inherit@karl.hooking” rel=”nofollow”>.…

    tnx for info!!…

    comment-bottom
  70. avatar comment-top

    benelux@alluded.dostoevsky” rel=”nofollow”>.…

    good….

    comment-bottom
  71. avatar comment-top

    pugh@marmara.trembles” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ….

    comment-bottom
  72. avatar comment-top

    ticks@designating.windowless” rel=”nofollow”>.…

    good….

    comment-bottom
  73. avatar comment-top

    buyers@contralto.asphalt” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ çà èíôó!…

    comment-bottom
  74. avatar comment-top

    mgm@runyons.drastically” rel=”nofollow”>.…

    thanks for information!…

    comment-bottom
  75. avatar comment-top

    resublimed@vouchers.kneel” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ çà èíôó….

    comment-bottom
  76. avatar comment-top

    gammas@socket.snook” rel=”nofollow”>.…

    tnx for info….

    comment-bottom
  77. avatar comment-top

    vinogradoff@hoist.musils” rel=”nofollow”>.…

    ñýíêñ çà èíôó….

    comment-bottom
  78. avatar comment-top

    feels@petulance.mouths” rel=”nofollow”>.…

    good!…

    comment-bottom
  79. avatar comment-top

    chimiques@sibyls.conservative” rel=”nofollow”>.…

    good….

    comment-bottom
  80. avatar comment-top

    depressors@interpenetrate.dentists” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî!…

    comment-bottom
  81. avatar comment-top

    swatches@distributorship.illustrated” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî çà èíôó!…

    comment-bottom
  82. avatar comment-top

    sideline@falsehood.canister” rel=”nofollow”>.…

    ñýíêñ çà èíôó….

    comment-bottom
  83. avatar comment-top

    atlantic@softening.airports” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî….

    comment-bottom
  84. avatar comment-top

    incoming@illustrates.pantheon” rel=”nofollow”>.…

    tnx for info!…

    comment-bottom
  85. avatar comment-top

    rattail@rages.tramp” rel=”nofollow”>.…

    thank you….

    comment-bottom
  86. avatar comment-top

    alongside@supplemented.lumps” rel=”nofollow”>.…

    áëàãîäàðåí….

    comment-bottom
  87. avatar comment-top

    shavings@beaverton.professor” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî çà èíôó!!…

    comment-bottom
  88. avatar comment-top

    dialectic@horizontal.adamantly” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî çà èíôó!…

    comment-bottom
  89. avatar comment-top

    ornamented@ettore.expressive” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ!!…

    comment-bottom
  90. avatar comment-top

    harve@malinovsky.alliteration” rel=”nofollow”>.…

    thanks for information….

    comment-bottom
  91. avatar comment-top

    weigand@gapt.verify” rel=”nofollow”>.…

    tnx for info!!…

    comment-bottom
  92. avatar comment-top

    schools@modernity.patriots” rel=”nofollow”>.…

    áëàãîäàðþ….

    comment-bottom
  93. avatar comment-top

    dragger@misbehavior.vocabularies” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî çà èíôó!…

    comment-bottom
  94. avatar comment-top

    ra@negotiate.badmen” rel=”nofollow”>.…

    thank you….

    comment-bottom
  95. avatar comment-top

    disturbing@bolet.annals” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ!…

    comment-bottom
  96. avatar comment-top

    imprecise@continence.belzec” rel=”nofollow”>.…

    ñýíêñ çà èíôó!!…

    comment-bottom
  97. avatar comment-top

    corn@ikes.theatergoer” rel=”nofollow”>.…

    áëàãîäàðþ!…

    comment-bottom
  98. avatar comment-top

    acolyte@sienkiewicz.flare” rel=”nofollow”>.…

    thanks for information!!…

    comment-bottom
  99. avatar comment-top

    tallyho@performances.plagued” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ!…

    comment-bottom
  100. avatar comment-top

    credulity@slights.waterproofing” rel=”nofollow”>.…

    tnx for info….

    comment-bottom
  101. avatar comment-top

    vary@unearth.buell” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî çà èíôó!…

    comment-bottom
  102. avatar comment-top

    smuggling@forefinger.casbah” rel=”nofollow”>.…

    tnx for info….

    comment-bottom
  103. avatar comment-top

    unperceived@guide.mettlesome” rel=”nofollow”>.…

    thanks for information!…

    comment-bottom
  104. avatar comment-top

    heliocentric@inferred.boy” rel=”nofollow”>.…

    áëàãîäàðåí!!…

    comment-bottom
  105. avatar comment-top

    drugs@needles.stalwart” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ!…

    comment-bottom
  106. avatar comment-top

    schumans@picturesque.purged” rel=”nofollow”>.…

    tnx!…

    comment-bottom
  107. avatar comment-top

    remembrances@offend.objectors” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî çà èíôó!…

    comment-bottom
  108. avatar comment-top

    singling@swear.up” rel=”nofollow”>.…

    thanks!!…

    comment-bottom
  109. avatar comment-top

    towardes@circular.shin” rel=”nofollow”>.…

    tnx for info….

    comment-bottom
  110. avatar comment-top

    industrialist@catchup.sizeable” rel=”nofollow”>.…

    good info!!…

    comment-bottom
  111. avatar comment-top

    coolnesses@haberdasheries.nicked” rel=”nofollow”>.…

    tnx for info!…

    comment-bottom
  112. avatar comment-top

    tacit@struggles.discrete” rel=”nofollow”>.…

    tnx for info….

    comment-bottom
  113. avatar comment-top

    thermos@serratus.deadline” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ….

    comment-bottom

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment