
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَم
“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu, agar tidak menyekutukan-Mu, sedang aku mengetahuinya dan minta ampun terhadap apa yang tidak aku ketahui.” (Riwayat Bukhari dan Ahmad)
Satu ketika Abu Bakar dan Ma’qal bin Yasar menemui Rasulullah SAW. Rasul berkata kepada Abu Bakar, “Wahai Abu Bakar, syirik itu lebih halus dari langkah semut.” Mendengar penjelasan tersebut Abu Bakar berkata, “Bukankah syirik itu adalah seseorang menjadikan bersama Allah ilah yang lain.”
Maka Nabi menegaskan, “Demi dzat yang jiwaku berada di tanganNya, sungguh kesyirikan itu lebih samar dari langkah semut! Maukah kutunjukkan pada suatu doa yang jika engkau berdoa dengannya, akan pergi darimu kesyirikan baik yang kecil maupun yang besar?” Kemudian Rasulullah SAW membaca doa di atas. SUARA HIDAYATULLAH JUNI 2012
No comments yet.
RSS feed for comments on this post. TrackBack URL